Suhartiniblog
TUT WURI HANDAYANI ING NGARSO SUN TULODO

Sang guru dalam workshop slide 1

kenangan workshop guru mukomuko yg bikin haru

Senyuman manis dari sang guru 2

Inilah kegiatan sang guru dalam yang selalu akrab terhadap anak didik

sang guru 3

Ini salah satu kegiatan dalam kebersamaan sang guru menuju profesional

sang guru 4

kegiatan seperti workshop atau pelatihan memang sangat penting bagi sang guru.

Sang guru 5

kegiatan seperti workshop dilakukan oleh sang guru di mukomuko.

Sang guru 6

kegiatan photo bersama dalam keakraban sang guru.

Sang guru 7

kegiatan photo bersama sebagai kenangan.

sang guru 8

Ini juga bagian kebersamaan dari sang guru.

Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI.. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 November 2011

cara menurunkan berat badan,

cara menurunkan berat badan,  
 
setelah kemarin sudah berbagi tentang cara memperkecil perut. Sekarang chuzblog mencoba untuk berbagai tentang cara menurunkan berat badan secara alami. bagi sobat yang mempunya kelebihan berat badan sekarang sobat tidak perlu kuatir karena chuzblog berbagi tentang Cara Menurunkan berat badan atau Tips Menurunkan berat badan
Kelebihan Berat badan kandang menganngu aktifitas hidup dan membuat perut besar sehingga orang berpikir gimana cara memperkecil perut dan cara menurunkan berat badan. Nah sekarang chuzblog berbagi tentang   Kumpulan cara menurunkan berat badan, ada banyak Cara Menurunkan berat badan  di sini. Tentunya Cara Menurunkan berat badan  ini akan sangat bermanfaat buat sobat yang sedang ingin menurunkan berat badan. Nah, kalau sobat salah satu orang yang sedang mencari cara menurunkan berat badan secara alami, maka beruntunglah sobat karena telah menemukan blog ini. Karena selain mendapatkan cara menurunkan berat badan

Berikut 5 cara menurunkan berat badan secara alami, seperti dilansir Hubpages, Sabtu (11/6/2011):

1. Minum teh hijau
Teh hijau membantu menurunkan berat badan dalam beberapa cara, salah satunya karena mengandung polyphenol dalam tingkat yang sangat tinggi. Studi menunjukkan bahwa tingkat tinggi polyphenol dalam teh hijau meningkatkan sistem metabolisme tubuh hingga 4 persen. Metabolisme yang lebih cepat membantu tubuh melepaskan lebih banyak lemak dan kalori.

2. Makan lebih banyak protein
Makan makanan tinggi protein juga dapat mempercepat laju metabolisme dengan mendukung massa otot. Dikutip WebMD, protein membantu membangun otot dan otot membakar lebih banyak kalori daripada lemak.

Protein juga bekerja sebagai penekan nafsu makan dengan membuat Anda merasa kenyang lebih cepat dan lebih lama daripada karbohidrat. Makan protein mengaktifkan hormon alami yang mempromosikan penurunan berat badan, yang disebut PYY. Hormon ini mengurangi rasa lapar.

Makanan yang kaya protein misalnya susu, keju, telur, keju cottage, ikan, daging merah, ayam, kacang-kacangan dan biji-bijian.

3. Jangan ngemil di malam hari
Ada dua teori di balik berat badan dan tidur. Salah satunya adalah bahwa Anda benar-benar tidak aktif ketika tidur dan tidak dapat membakar makanan terakhir, jadi lebih cenderung disimpan sebagai lemak.

Teori lainnya adalah bahwa tetap terjaga sampai larut malam menyebabkan hasrat ingin makan karbohidrat dan makanan manis semakin besar karena tubuh dirancang untuk tidur di malam hari.

4. Minum air es
Banyak yang tahu bahwa minum delapan gelas air sehari bermanfaat untuk kesehatan dan membantu dalam penurunan berat badan, tetapi sedikit yang mengetahui manfaat tambahan minum air es. Penelitian terbaru menunjukkan minum air es bisa membakar kalori dengan meningkatkan laju metabolisme.

5. Stop makan secara emosional
Emosi dapat memicu rasa lapar dan keinginan makan lebih banyak dari kebutuhan yang dibutuhkan tubuh. Stres, kesedihan, kebosanan, kecemasan dan kemarahan dilaporkan sebagai penyebab makan secara emosional. Kenalilah rasa lapar yang disebabkan oleh sinyal tubuh atau hanya berupa emosi belaka.
Nah, itulah beberapa cara menurunkan berat badan secara alami yang saya ambil dari detiksurabaya.com. 
jika artikel ini menarik, sobat bisa memberi penilaian dengan klik


caknun

KATA BIJAK

 KUMPULAN KATA BIJAK 

 
Mario Teguh siapa yang tidak kenal dengan Bapak Mario Teguh dengan ciri khas salam super. Kata Bijak Mario Teguh sangat memotivasi banyak oran khususnya chuzblog. Setiap minggu Bapak Mario Teguh selalu memberikan motivasi kepada lewat layar televisi sobat. Chuzblog tidak pernah lewat melihat acara salam super di telivisi. Biasanya lihat di Mivo TV sekalian nonton dan main internet

Kata Bijak Mario Teguh bikin orang termotivasi untuk menjalani Hidup, Beraneka ragam masalah di bahasa dalam acara ini. Nah jangan lupa baca artikel lainnya seperti kata kata bijak dan kata kata mutiara yang chuzblog publikasikan kemarin. selamat membaca Kata Bijak Mario Teguh yang selalu memotivasi sobat. Salam Super Mario teguh

Jika Anda tidak mengubah arah kehidupan Anda, Anda akan sampai di tempat yang menjadi arah dari tindakan atau tidak adanya tindakan Anda.

Yakinlah, bahwa apa pun yang Anda kerjakan, atau yang tidak Anda kerjakan, mengarah ke sesuatu, dan akan menyampaikan Anda kepada kualitas hidup tertentu di masa depan.

Karena Anda akan pasti sampai, maka pastikanlah bahwa Anda memulai sesuatu yang baik, menge...rjakan yang baik, dalam niat yang baik.

Jika yang kita lakukan adalah yang selain kebaikan, maka kita akan pasti menua dalam kelemahan dan perendahan.

Perhatikanlah orang-orang besar yang melihat keburukan yang mereka lakukan sebagai kebaikan. Apakah mereka terhormat di dalam kedudukan mereka yang seharusnya mulia?
Sahabatku yang baik hatinya,

Engkau harus menerima kemungkinan datangnya kekecewaan, tetapi engkau harus lebih meyakini kepastian pemenuhan harapanmu.

Harapan adalah kekuatan yang meringankan bebanmu, yang melapangkan perjalananmu, dan yang membuka pandanganmu jauh ke masa depan.
...
Harapan adalah jembatan yang menghubungkan antara satu doa dengan doa-doamu yang berikutnya.

Bersabarlah dalam harapan baikmu.

Karena,

Harapan adalah tali kehidupan yang menghubungkanmu dengan Tuhan.

Sahabat saya yang baik hatinya,

Kemesraan menghilangkan sudut-sudut tajam pada pribadi kita, menghaluskan permukaan yang kasar, dan menyejukkan sudut-sudut yang panas.

Itu sebabnya, pribadi yang penyayang dan penuh kasih menjadi pribadi pilihan - sebagai belahan jiwa, sebagai pasangan hidup, sebagai partner, dan sebagai pemimpin.
...
Kemesraan tidak bisa dipisahkan dari kasih sayang, karena kelembutan cinta-lah yang menjadi pembentuk kemesraan, yang menjadikannya suara yang merdu dan sentuhan yang tembus sampai ke hati.

Dan di dalam keluarga, kemesraan adalah pembuktian cinta yang mengundang persetujuan Tuhan bagi semua doa yang meminta kedamaian dan kesejahteraan.

Maka jawaban terbaik, sebagaimana yang dipilih oleh sebagian yang sangat besar dari Anda, adalah

MTSC POLL

A. Kemesraan masih tetap penting untuk mengindahkan hubungan antara sesama, karena kemesraan adalah kasih sayang dalam bentuk tindakan.

Terima kasih atas jawaban super Anda.

Mudah-mudahan kemesraan dalam keluarga Anda memantaskan Anda dan keluarga tercinta bagi sebaik-baiknya kehidupan.
 Keberanian dan rasa takut adalah dua rahmat yang saling melengkapi.

Engkau tak akan tumbuh tanpa keberanian, dan engkau tak akan selamat tanpa rasa takut.

Maka,
...
Beranikanlah dirimu, saat engkau merasa takut.
Tapi, belajarlah untuk merasa takut, saat engkau merasa berani.

-----------------------------------

Sahabatku yang baik hatinya,

Di Subuh yang indah ini, marilah kita tautkan hati kita kepada Tuhan, dan memohon ...

agar kita dirahmati dengan keberanian yang penting bagi ketegasan dan kesegeraan kita untuk bertindak, untuk melakukan yang selama ini kita tunda, untuk menyelesaikan yang sudah kita mulai, untuk menegakkan kebenaran, dan untuk membela hak sesama yang ternistai;

dan agar kita diberikan rasa takut yang memelihara kedekatan dan harapan bagi perlindungan dari Tuhan,

agar kita tidak sombong, agar kita memelihara kesehatan, agar kita memuliakan kebersamaan dengan keluarga, agar kita menghargai rezeki, agar kita memelihara kebaikan nama kita, dan agar kita mensyukuri kehidupan.

Aamiin


Sekian dulu kumpulan kata bijak mario teguh. jika sobat punya kata kata bijak tentang kehidupan,  kata bijak, jangan sungkan komentar di bawah. Salam Super !!!
jika artikel ini menarik, sobat bisa memberi penilaian dengan klik


http://chuzblog.blogspot.com/2011/10/kumpulan-kata-bijak-mario-teguh.html

Selasa, 30 Agustus 2011

Sepuluh Cara Tingkatkan Kemampuan Otak





Sejumlah penelitian menunjukan, peningkatan produksi noggin dapat mencegah penyakit-penyakit yang berkaitan dengan gangguan otak, seperti alzheimer.




Sepuluh Cara Tingkatkan Kemampuan Otak
Liputan6.com, London: Para ilmuwan menemukan berbagai bukti yang menunjukan hubungan antara kesehatan fisik dan kesehatan mental manusia. Studi Universitas Cambridge menunjukan, jogging beberapa kali seminggu dapat menstimulasi otak kita. Setelah beberapa hari ber-jogging, ratusan sel otak baru tumbuh di wilayah bagian otak tertentu yang erat kaitannya dengan pembentukan sel dan rekoleksi memori.

Ilmuwan lain mengemukakan, olahraga berat tertentu mambantu melepaskan sebuah protein yang diberi nama noggin. Protein itu bertindak sebagai counter-agent atas protein lainnya, yakni protein bone morphogenetic, sehingga dapat menstimulasi meningkatnya pembagian sel-sel otak, serta membuat otak tetap cekatan dan aktif, ketika kita menua.

Sejumlah penelitian menunjukan, peningkatan produksi noggin dapat mencegah penyakit-penyakit yang berkaitan dengan gangguan otak, seperti alzheimer. Berikut ini, sepuluh cara mudah dan dapat diadopsi, untuk meningkatkan kemampuan intelektual kita yang dikumpulkan dari berbagai penelitian:

Tidur Sore
Penelitian terbaru menunjukan bahwa tidur selama satu jam tiap sore dapat mendorong kekuatan otak dan dapat meningkatkan kemampuan otak, untuk mempelajari fakta dan tugas-tugas baru.

Makanan Kaya Magnesium
Memakan makanan kaya magnesium, seperti bayam dan brokoli, dapar meningkatkan kemampuan memori otak. Penelitian yang diterbitkan di jurnal Neuron menunjukan, peningkatan kadar magnesium di dalam otak dapat membantu proses pembelajaran bagi orang-orang muda atau tua.

Mandi Matahari
Para ilmuwan telah menemukan, kontak dengan sinar matahari pagi dapat meningkatkan intelektualitas kita, sekaligus juga mencegah penyakit dementia. Meskipun alasan biologisnya masih belum jelas, sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Neurologi mengungkapkan, terdapat asosiasi antara meningkatnya vitamin D (vitamin sinar matahari) dengan kemampuan memproses informasi bagi orang yang memiliki usia lebih dari 60 tahun.

Memotong Rumput Halaman
Para peneliti menemukan, sejenis kimia yang dilepaskan ketika memotong rumput tidak hanya dapat menghilangkan stres dan membuat orang senang, tetapi juga dapat mencegah kemunduran mental akibat usia. Ilmuwan Australia percaya, aroma yang dikeluarkan rumput yang baru saja dipotong bekerja langsung otak kita. Terutama, berhubungan dengan wilayah-wilayah yang berkaitan dengan emosi dan memori.

Coklat dan Seks

Sebuah buku mengklaim, memakan banyak cokelat hitam dan melakukan seks dapat secara signifikan meningkatkan kekuatan otak kita. Buku yang ditulis Simon Wootton danTerry Horne itu menganalisa, bagaimana proses berpikir didorong seks dan juga nutrisi tersembunyi yang terkandung dalam cokelat mampu memerangi penurunan kemampuan mental akibat usia

Musik Bagi Anak-anak
Studi lainnya menujukkan, anak-anak yang mengikuti kursus musik sewaktu kecil memiliki perkembangan otak lebih maju. Anak-anak yang mengenal musik sedari kecil memiliki kemampuan lebih baik dalam tes memori berkaitan dengan kemampuan umum seperti, literatur, memori verbal, matematika, dan IQ.

Berbicara pada Bayi Anda
Para ahli mengkali, para ibu yang terbiasa berbicara kepada bayinya akan membantu perkembangan otak si bayi.

Tetris
Sebuah studi yang dilakukan para ilmuwan Amerika menunjukan, permainan puzzle komputer klasik, tetris, juga memiliki dampak positif terhadap kekuatan otak kita. Penelitian tersebut menunjukan, seseorang yang telah memainkan game itu setengah jam per hari selama periode tiga bulan akan mengalami perubahan strukutral di area-area yang berkaitan dengan pergerakan, berpikir kritis, logika, bahasa, dan processing.

Topi Berpikir
Para Ilmuwan saat ini sedang berusaha menemukan sebuah “topi berpikir” yang dapat meningkatkan kemampuan otak untuk belajar. Peneliti dari Universitas British Colombia di Vancouver memulai proyek ini ketika menemukan indikasi bahwa kemampuan otak untuk mempelajari tugas-tugas baru semakin meningkat ketika cortex motorik otak (area dibelakang pelipis) dirangsang gelombang magnetik. Teknik ini tidak hanya dapat digunakan untuk mendorong kemampuan intelektual, tetapi juga membantu mereka yang menderita keterbelakangan mental.(CHR/SHA)

Sabtu, 18 Juni 2011

Teori-Teori Motivasi



Motivasi dapat diartikan sebagai kekuatan (energi) seseorang yang dapat menimbulkan tingkat persistensi dan entusiasmenya dalam melaksanakan suatu kegiatan, baik yang bersumber dari dalam diri individu itu sendiri (motivasi intrinsik) maupun dari luar individu (motivasi ekstrinsik).



Seberapa kuat motivasi yang dimiliki individu akan banyak menentukan terhadap kualitas perilaku yang ditampilkannya, baik dalam konteks belajar, bekerja maupun dalam kehidupan lainnya.. Kajian tentang motivasi telah sejak lama memiliki daya tarik tersendiri bagi kalangan pendidik, manajer, dan peneliti, terutama dikaitkan dengan kepentingan upaya pencapaian kinerja (prestasi) seseorang. Dalam konteks studi psikologi, Abin Syamsuddin Makmun (2003) mengemukakan bahwa untuk memahami motivasi individu dapat dilihat dari beberapa indikator, diantaranya: (1) durasi kegiatan; (2) frekuensi kegiatan; (3) persistensi pada kegiatan; (4) ketabahan, keuletan dan kemampuan dalam mengahadapi rintangan dan kesulitan; (5) devosi dan pengorbanan untuk mencapai tujuan; (6) tingkat aspirasi yang hendak dicapai dengan kegiatan yang dilakukan; (7) tingkat kualifikasi prestasi atau produk (out put) yang dicapai dari kegiatan yang dilakukan; (8) arah sikap terhadap sasaran kegiatan.
Untuk memahami tentang motivasi, kita akan bertemu dengan beberapa teori tentang motivasi, antara lain : (1) teori Abraham H. Maslow (Teori Kebutuhan); (2) Teori McClelland (Teori Kebutuhan Berprestasi); (3) teori Clyton Alderfer (Teori ERG); (4) teori Herzberg (Teori Dua Faktor); (5) teori Keadilan; (6) Teori penetapan tujuan; (7) Teori Victor H. Vroom (teori Harapan); (8) teori Penguatan dan Modifikasi Perilaku; dan (9) teori Kaitan Imbalan dengan Prestasi. (disarikan dari berbagai sumber : Winardi, 2001:69-93; Sondang P. Siagian, 286-294; Indriyo Gitosudarmo dan Agus Mulyono,183-190, Fred Luthan,140-167).

1. Teori Abraham H. Maslow (Teori Kebutuhan)
Teori motivasi yang dikembangkan oleh Abraham H. Maslow pada intinya berkisar pada pendapat bahwa manusia mempunyai lima tingkat atau hierarki kebutuhan, yaitu : (1) kebutuhan fisiologikal (physiological needs), seperti : rasa lapar, haus, istirahat dan sex; (2) kebutuhan rasa aman (safety needs), tidak dalam arti fisik semata, akan tetapi juga mental, psikologikal dan intelektual; (3) kebutuhan akan kasih sayang (love needs); (4) kebutuhan akan harga diri (esteem needs), yang pada umumnya tercermin dalam berbagai simbol-simbol status; dan (5) aktualisasi diri (self actualization), dalam arti tersedianya kesempatan bagi seseorang untuk mengembangkan potensi yang terdapat dalam dirinya sehingga berubah menjadi kemampuan nyata.
Kebutuhan-kebutuhan yang disebut pertama (fisiologis) dan kedua (keamanan) kadang-kadang diklasifikasikan dengan cara lain, misalnya dengan menggolongkannya sebagai kebutuhan primer, sedangkan yang lainnya dikenal pula dengan klasifikasi kebutuhan sekunder. Terlepas dari cara membuat klasifikasi kebutuhan manusia itu, yang jelas adalah bahwa sifat, jenis dan intensitas kebutuhan manusia berbeda satu orang dengan yang lainnya karena manusia merupakan individu yang unik. Juga jelas bahwa kebutuhan manusia itu tidak hanya bersifat materi, akan tetapi bersifat pskologikal, mental, intelektual dan bahkan juga spiritual.

Menarik pula untuk dicatat bahwa dengan makin banyaknya organisasi yang tumbuh dan berkembang di masyarakat dan makin mendalamnya pemahaman tentang unsur manusia dalam kehidupan organisasional, teori “klasik” Maslow semakin dipergunakan, bahkan dikatakan mengalami “koreksi”. Penyempurnaan atau “koreksi” tersebut terutama diarahkan pada konsep “hierarki kebutuhan “ yang dikemukakan oleh Maslow. Istilah “hierarki” dapat diartikan sebagai tingkatan. Atau secara analogi berarti anak tangga. Logikanya ialah bahwa menaiki suatu tangga berarti dimulai dengan anak tangga yang pertama, kedua, ketiga dan seterusnya. Jika konsep tersebut diaplikasikan pada pemuasan kebutuhan manusia, berarti seseorang tidak akan berusaha memuaskan kebutuhan tingkat kedua,- dalam hal ini keamanan- sebelum kebutuhan tingkat pertama yaitu sandang, pangan, dan papan terpenuhi; yang ketiga tidak akan diusahakan pemuasan sebelum seseorang merasa aman, demikian pula seterusnya.
Berangkat dari kenyataan bahwa pemahaman tentang berbagai kebutuhan manusia makin mendalam penyempurnaan dan “koreksi” dirasakan bukan hanya tepat, akan tetapi juga memang diperlukan karena pengalaman menunjukkan bahwa usaha pemuasan berbagai kebutuhan manusia berlangsung secara simultan. Artinya, sambil memuaskan kebutuhan fisik, seseorang pada waktu yang bersamaan ingin menikmati rasa aman, merasa dihargai, memerlukan teman serta ingin berkembang.

Dengan demikian dapat dikatakan bahwa lebih tepat apabila berbagai kebutuhan manusia digolongkan sebagai rangkaian dan bukan sebagai hierarki. Dalam hubungan ini, perlu ditekankan bahwa :
Kebutuhan yang satu saat sudah terpenuhi sangat mungkin akan timbul lagi di waktu yang akan datang;
Pemuasaan berbagai kebutuhan tertentu, terutama kebutuhan fisik, bisa bergeser dari pendekatan kuantitatif menjadi pendekatan kualitatif dalam pemuasannya.
Berbagai kebutuhan tersebut tidak akan mencapai “titik jenuh” dalam arti tibanya suatu kondisi dalam mana seseorang tidak lagi dapat berbuat sesuatu dalam pemenuhan kebutuhan itu.
Kendati pemikiran Maslow tentang teori kebutuhan ini tampak lebih bersifat teoritis, namun telah memberikan fundasi dan mengilhami bagi pengembangan teori-teori motivasi yang berorientasi pada kebutuhan berikutnya yang lebih bersifat aplikatif.


2. Teori McClelland (Teori Kebutuhan Berprestasi)
Dari McClelland dikenal tentang teori kebutuhan untuk mencapai prestasi atau Need for Acievement (N.Ach) yang menyatakan bahwa motivasi berbeda-beda, sesuai dengan kekuatan kebutuhan seseorang akan prestasi. Murray sebagaimana dikutip oleh Winardi merumuskan kebutuhan akan prestasi tersebut sebagai keinginan :“ Melaksanakan sesuatu tugas atau pekerjaan yang sulit. Menguasai, memanipulasi, atau mengorganisasi obyek-obyek fisik, manusia, atau ide-ide melaksanakan hal-hal tersebut secepat mungkin dan seindependen mungkin, sesuai kondisi yang berlaku. Mengatasi kendala-kendala, mencapai standar tinggi. Mencapai performa puncak untuk diri sendiri. Mampu menang dalam persaingan dengan pihak lain. Meningkatkan kemampuan diri melalui penerapan bakat secara berhasil.”

Menurut McClelland karakteristik orang yang berprestasi tinggi (high achievers) memiliki tiga ciri umum yaitu : (1) sebuah preferensi untuk mengerjakan tugas-tugas dengan derajat kesulitan moderat; (2) menyukai situasi-situasi di mana kinerja mereka timbul karena upaya-upaya mereka sendiri, dan bukan karena faktor-faktor lain, seperti kemujuran misalnya; dan (3) menginginkan umpan balik tentang keberhasilan dan kegagalan mereka, dibandingkan dengan mereka yang berprestasi rendah.


3. Teori Clyton Alderfer (Teori “ERG)
Teori Alderfer dikenal dengan akronim “ERG” . Akronim “ERG” dalam teori Alderfer merupakan huruf-huruf pertama dari tiga istilah yaitu : E = Existence (kebutuhan akan eksistensi), R = Relatedness (kebutuhanuntuk berhubungan dengan pihak lain, dan G = Growth (kebutuhan akan pertumbuhan)

Jika makna tiga istilah tersebut didalami akan tampak dua hal penting. Pertama, secara konseptual terdapat persamaan antara teori atau model yang dikembangkan oleh Maslow dan Alderfer. Karena “Existence” dapat dikatakan identik dengan hierarki pertama dan kedua dalam teori Maslow; “ Relatedness” senada dengan hierarki kebutuhan ketiga dan keempat menurut konsep Maslow dan “Growth” mengandung makna sama dengan “self actualization” menurut Maslow.

Kedua, teori Alderfer menekankan bahwa berbagai jenis kebutuhan manusia itu diusahakan pemuasannya secara serentak. Apabila teori Alderfer disimak lebih lanjut akan tampak bahwa :
Makin tidak terpenuhinya suatu kebutuhan tertentu, makin besar pula keinginan untuk memuaskannya;
Kuatnya keinginan memuaskan kebutuhan yang “lebih tinggi” semakin besar apabila kebutuhan yang lebih rendah telah dipuaskan;
Sebaliknya, semakin sulit memuaskan kebutuhan yang tingkatnya lebih tinggi, semakin besar keinginan untuk memuasakan kebutuhan yang lebih mendasar.


Tampaknya pandangan ini didasarkan kepada sifat pragmatisme oleh manusia. Artinya, karena menyadari keterbatasannya, seseorang dapat menyesuaikan diri pada kondisi obyektif yang dihadapinya dengan antara lain memusatkan perhatiannya kepada hal-hal yang mungkin dicapainya.


4. Teori Herzberg (Teori Dua Faktor)
Ilmuwan ketiga yang diakui telah memberikan kontribusi penting dalam pemahaman motivasi Herzberg. Teori yang dikembangkannya dikenal dengan “ Model Dua Faktor” dari motivasi, yaitu faktor motivasional dan faktor hygiene atau “pemeliharaan”.

Menurut teori ini yang dimaksud faktor motivasional adalah hal-hal yang mendorong berprestasi yang sifatnya intrinsik, yang berarti bersumber dalam diri seseorang, sedangkan yang dimaksud dengan faktor hygiene atau pemeliharaan adalah faktor-faktor yang sifatnya ekstrinsik yang berarti bersumber dari luar diri yang turut menentukan perilaku seseorang dalam kehidupan seseorang.

Menurut Herzberg, yang tergolong sebagai faktor motivasional antara lain ialah pekerjaan seseorang, keberhasilan yang diraih, kesempatan bertumbuh, kemajuan dalam karier dan pengakuan orang lain. Sedangkan faktor-faktor hygiene atau pemeliharaan mencakup antara lain status seseorang dalam organisasi, hubungan seorang individu dengan atasannya, hubungan seseorang dengan rekan-rekan sekerjanya, teknik penyeliaan yang diterapkan oleh para penyelia, kebijakan organisasi, sistem administrasi dalam organisasi, kondisi kerja dan sistem imbalan yang berlaku.

Salah satu tantangan dalam memahami dan menerapkan teori Herzberg ialah memperhitungkan dengan tepat faktor mana yang lebih berpengaruh kuat dalam kehidupan seseorang, apakah yang bersifat intrinsik ataukah yang bersifat ekstrinsik


5. Teori Keadilan
Inti teori ini terletak pada pandangan bahwa manusia terdorong untuk menghilangkan kesenjangan antara usaha yang dibuat bagi kepentingan organisasi dengan imbalan yang diterima.

Artinya, apabila seorang pegawai mempunyai persepsi bahwa imbalan yang diterimanya tidak memadai, dua kemungkinan dapat terjadi, yaitu :
Seorang akan berusaha memperoleh imbalan yang lebih besar, atau
Mengurangi intensitas usaha yang dibuat dalam melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawabnya.


Dalam menumbuhkan persepsi tertentu, seorang pegawai biasanya menggunakan empat hal sebagai pembanding, yaitu :
Harapannya tentang jumlah imbalan yang dianggapnya layak diterima berdasarkan kualifikasi pribadi, seperti pendidikan, keterampilan, sifat pekerjaan dan pengalamannya;
Imbalan yang diterima oleh orang lain dalam organisasi yang kualifikasi dan sifat pekerjaannnya relatif sama dengan yang bersangkutan sendiri;
Imbalan yang diterima oleh pegawai lain di organisasi lain di kawasan yang sama serta melakukan kegiatan sejenis;
Peraturan perundang-undangan yang berlaku mengenai jumlah dan jenis imbalan yang merupakan hak para pegawai


Pemeliharaan hubungan dengan pegawai dalam kaitan ini berarti bahwa para pejabat dan petugas di bagian kepegawaian harus selalu waspada jangan sampai persepsi ketidakadilan timbul, apalagi meluas di kalangan para pegawai. Apabila sampai terjadi maka akan timbul berbagai dampak negatif bagi organisasi, seperti ketidakpuasan, tingkat kemangkiran yang tinggi, sering terjadinya kecelakaan dalam penyelesaian tugas, seringnya para pegawai berbuat kesalahan dalam melaksanakan pekerjaan masing-masing, pemogokan atau bahkan perpindahan pegawai ke organisasi lain.


6. Teori penetapan tujuan (goal setting theory)
Edwin Locke mengemukakan bahwa dalam penetapan tujuan memiliki empat macam mekanisme motivasional yakni : (a) tujuan-tujuan mengarahkan perhatian; (b) tujuan-tujuan mengatur upaya; (c) tujuan-tujuan meningkatkan persistensi; dan (d) tujuan-tujuan menunjang strategi-strategi dan rencana-rencana kegiatan. Bagan berikut ini menyajikan tentang model instruktif tentang penetapan tujuan.


7. Teori Victor H. Vroom (Teori Harapan )
Victor H. Vroom, dalam bukunya yang berjudul “Work And Motivation” mengetengahkan suatu teori yang disebutnya sebagai “ Teori Harapan”. Menurut teori ini, motivasi merupakan akibat suatu hasil dari yang ingin dicapai oleh seorang dan perkiraan yang bersangkutan bahwa tindakannya akan mengarah kepada hasil yang diinginkannya itu. Artinya, apabila seseorang sangat menginginkan sesuatu, dan jalan tampaknya terbuka untuk memperolehnya, yang bersangkutan akan berupaya mendapatkannya.

Dinyatakan dengan cara yang sangat sederhana, teori harapan berkata bahwa jika seseorang menginginkan sesuatu dan harapan untuk memperoleh sesuatu itu cukup besar, yang bersangkutan akan sangat terdorong untuk memperoleh hal yang diinginkannya itu. Sebaliknya, jika harapan memperoleh hal yang diinginkannya itu tipis, motivasinya untuk berupaya akan menjadi rendah.

Di kalangan ilmuwan dan para praktisi manajemen sumber daya manusia teori harapan ini mempunyai daya tarik tersendiri karena penekanan tentang pentingnya bagian kepegawaian membantu para pegawai dalam menentukan hal-hal yang diinginkannya serta menunjukkan cara-cara yang paling tepat untuk mewujudkan keinginannnya itu. Penekanan ini dianggap penting karena pengalaman menunjukkan bahwa para pegawai tidak selalu mengetahui secara pasti apa yang diinginkannya, apalagi cara untuk memperolehnya.


8. Teori Penguatan dan Modifikasi Perilaku
Berbagai teori atau model motivasi yang telah dibahas di muka dapat digolongkan sebagai model kognitif motivasi karena didasarkan pada kebutuhan seseorang berdasarkan persepsi orang yang bersangkutan berarti sifatnya sangat subyektif. Perilakunya pun ditentukan oleh persepsi tersebut.

Padahal dalam kehidupan organisasional disadari dan diakui bahwa kehendak seseorang ditentukan pula oleh berbagai konsekwensi ekstrernal dari perilaku dan tindakannya. Artinya, dari berbagai faktor di luar diri seseorang turut berperan sebagai penentu dan pengubah perilaku.

Dalam hal ini berlakulah apaya yang dikenal dengan “hukum pengaruh” yang menyatakan bahwa manusia cenderung untuk mengulangi perilaku yang mempunyai konsekwensi yang menguntungkan dirinya dan mengelakkan perilaku yang mengibatkan perilaku yang mengakibatkan timbulnya konsekwensi yang merugikan.

Contoh yang sangat sederhana ialah seorang juru tik yang mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik dalam waktu singkat. Juru tik tersebut mendapat pujian dari atasannya. Pujian tersebut berakibat pada kenaikan gaji yang dipercepat. Karena juru tik tersebut menyenangi konsekwensi perilakunya itu, ia lalu terdorong bukan hanya bekerja lebih tekun dan lebih teliti, akan tetapi bahkan berusaha meningkatkan keterampilannya, misalnya dengan belajar menggunakan komputer sehingga kemampuannya semakin bertambah, yang pada gilirannya diharapkan mempunyai konsekwensi positif lagi di kemudian hari.

Contoh sebaliknya ialah seorang pegawai yang datang terlambat berulangkali mendapat teguran dari atasannya, mungkin disertai ancaman akan dikenakan sanksi indisipliner.
Teguran dan kemungkinan dikenakan sanksi sebagi konsekwensi negatif perilaku pegawai tersebut berakibat pada modifikasi perilakunya, yaitu datang tepat pada waktunya di tempat tugas.

Penting untuk diperhatikan bahwa agar cara-cara yang digunakan untuk modifikasi perilaku tetap memperhitungkan harkat dan martabat manusia yang harus selalu diakui dan dihormati, cara-cara tersebut ditempuh dengan “gaya” yang manusiawi pula.


9. Teori Kaitan Imbalan dengan Prestasi.
Bertitik tolak dari pandangan bahwa tidak ada satu model motivasi yang sempurna, dalam arti masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan, para ilmuwan terus menerus berusaha mencari dan menemukan sistem motivasi yang terbaik, dalam arti menggabung berbagai kelebihan model-model tersebut menjadi satu model. Tampaknya terdapat kesepakan di kalangan para pakar bahwa model tersebut ialah apa yang tercakup dalam teori yang mengaitkan imbalan dengan prestasi seseorang individu .

Menurut model ini, motivasi seorang individu sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang bersifat internal maupun eksternal. Termasuk pada faktor internal adalah : (a) persepsi seseorang mengenai diri sendiri; (b) harga diri; (c) harapan pribadi; (d) kebutuhaan; (e) keinginan; (f) kepuasan kerja; (g) prestasi kerja yang dihasilkan.

Sedangkan faktor eksternal mempengaruhi motivasi seseorang, antara lain ialah : (a) jenis dan sifat pekerjaan; (b) kelompok kerja dimana seseorang bergabung; (c) organisasi tempat bekerja; (d) situasi lingkungan pada umumnya; (e) sistem imbalan yang berlaku dan cara penerapannya.


Sumber : ahkmad sudrajad, Mari budayakan berdiskusi !